Home » » Masalah Duplikasi Konten Saat ditolak Monetisasi Youtube

Masalah Duplikasi Konten Saat ditolak Monetisasi Youtube

Written By Altri Ramadoni on 21 August 2018 | 19:59



Kemarin channel saya di dismonetise atau tidak bisa di monetisasi dalam program adsense youtube lantaran masalah duplikasi konten. Namun yang membuat saya heran adalah tidak adanya pemberitahuan video mana yang melanggar pedoman komunitas ataupun hak cipta sehingga saya bingung juga mau memperbaiki kesalahan yang mana.

Setelah saya lihat pada channel youtube saya ternyata memang fitur monetisasinya tidak diaktifkan lantaran tidak memenuhi kelayakan dan syarat untuk monetisasi dan harus menunggu selama 30 hari agar bisa mengajukan ulang untuk mendaftar ke program adsense youtube lagi.

Setelah saya coba searching di internet ternyata ada juga yang mengalami masalah yang sama, bahkan ada juga yang mendapatpan notifikasi tentang pelanggaran seperti Duplikasi, SPAM dan Konten yang tidak pantas. Jadi ada tiga jenis pelanggaran. Berdasarkan pengalaman seseorang yang channel nya sudah lulus syarat pendaftaran adsense masalah di atas masih bisa di atasi dengan cara memperbaiki video yang bermasalah dan mengajukan pendaftaran kembali dan diterima.

Monetisasi ditolak karena duplikasi, apa itu video duplikasi youtube. Cara mengatasi masalah duplikasi youtube

Berdasarkan pengalamannya begini tips mengatasi masalah channel youtube yang gagal ataupun ditolak dimonetisasi dan cara agar diterima untuk pendaftaran adsense youtube pada tahap selanjutnya

1. Hapus video yang bermasalah
Cara pertama ini saya rasa sangat logis sekali karena video tersebutlah yang membuat channel kita menjadi tidak layak untuk dimonetisasi. Namun bagaimana dengan channel yang tidak ada notifikasi kesalahannya? Mungkin kita bisa memperkirakan video mana yang melanggar aturan lalu menghapusnya.

2. Jangan meminta subscribe for subscribe
Kebanyakan dari youtuber pemula terbiasa meminta subscribe kepada temannya yang lain yang mungkin juga sesama youtuber. Namun ternyata hal ini berdampak buruk bagi channel karena algoritma youtube menggangap ini sebagai pelanggaran. Bukti nya banyak channel yang demikian yang terkena efeknya bahkan tersuspend

Baca Juga : Cara Mengatasi Masalah Channel Youtube yang Tersuspend

Dampak dari subscribe for subscribe ini terlihat jelas terhadap channel yang sering share link nya di sosial media seperti facebook dll.

3. Jangan Gunakan Music Background meskipun Free Music
Hal, ini sempat membuat saya bingung awalnya namun ternyata banyak juga yang berpendapat demikian. Menggunakan musik gratis ternyata dapat menghambat proses penerimaan channel kita pada program adsense youtube. Mungkin lantaran tidak semua musik gratis bebas digunakan begitu saja, karena ada juga musik meskipun gratis namun tetap harus dibikim atribusinya pada deskripsi video.

4. Upload video baru minimal 3 buah
Pada masa review usahakan upload video baru yang benar benar asli konten original dan berhak untuk kita publish. Karena berdasarkan pengalaman banyak youtuber mengupload konten pada saat masa review dapat mempercepat proses penerimaan channel untuk program monetisasi youtube. Dan hal ini juga dijelaskan oleh youtube sendiri bahwa channel yang memiliki view dan lama tontonan yang banyak akan berada diantrian terdepan untuk ditinjau daripada channel yang sedikit atau bahkan tidak ada view sama sekali.

5. Mengikuti saran dari youtube
Setiap pelanggaran yang terjadi pada pendaftaran monetisasi youtube, pihak youtube selalu memberikan tips agar diterima pada pendaftaran berikutnya. Silakan teman teman baca baik baik dan ikuti sarannya.

Demikianlah penjelasan mengenai masalah duplikasi youtube pada saat mendaftar program adsense. Semoga bermanfaat bagi pembaca semuanya. Oh ya jika ada informasi lebih lanjut mengenai masalah ini saya akan bagikan di postingan berikutnya atau jika ada teman teman yang memiliki pengalaman tersendiri silakan bagikan di kolom komentar.


Share this article :
Ditulis oleh: Altri Ramadoni Fisika Islam Updated at : 19:59

0 komentar:

Post a comment

 
Support : Kontak | Privasi | Tentang
Copyright © 2019. Fisika Islam - All Rights Reserved
Temukan Kami di Facebook @ Fisika Islam