Home » » Konsep Kelistrikan Pada Belut Listrik

Konsep Kelistrikan Pada Belut Listrik

Written By Altri Ramadoni on 11 January 2016 | 17:56



Salah satu kekuasaan Allah adalah menciptakan sebuah belut yang dapat menghasilkan aliran listrik. Belut listrik (Latin: Electrophorus electricus, Inggris: electric eel), memiliki tubuh licin yang terdiri dari sel-sel khusus atau sel-sel listrik yang disebut electrocytes (electro = listrik, cyte = sel) yang menyimpan kekuatan seperti baterai kecil. Arus listrik tersebut mengalir karena kepala dari belut listrik merupakan kutub positif sedangkan ekornya adalah kutub negatif sehingga membentuk medan listrik di sekeliling tubuh belut listrik tersebut.

Kenapa belut bisa memiliki listrik

Secara umum, belut listrik menghasilkan tiga tingkatan kekuatan listriknya pada tiga situasi yang berbeda, yaitu : 1) tegangan rendah yang dihasilkan terus-menerus sebagai indra perasa lingkungan sekitar; 2) tiga kali tegangan tinggi yang dikeluarkan secara berkala ketika sedang berburu mangsa di lingkungan yang sulit; dan 3) tegangan tinggi dengan frekuensi tinggi ketika akan menangkap mangsa atau untuk melindungi diri dari predator.

Belut listrik memiliki 3 bagian organ perut yang menghasilkan listrik yaitu: organ utama, organ hunter, dan organ sach

  1. Main Organ merupakan organ terbesar pada ikan tersebut dan bisa dikatakan sebagai baterai utama yang menghasilkan aliran tegangan tinggi. Organ ini dimulai pada bagian ekor yang bersambung dengan bagian kepala dan memanjang kira-kira sampai dua pertiga tubuhnya, meruncing di ujung.
  2. Sach’s Organ terdapat pada bagian ekor belakang yang melepaskan lecutan dengan kekuatan sekitar sepersepuluh kekuatan organ besar. Tetapi kalau lecutan utama yang dilepaskan dengan lebih kurang 10 rangsangan sekaligus atau 300 sampai 400 rangkaian per detik pada belut yang kuat. Lecutan ini berfungsi sebagai alat navigasi atau radar.
  3. Hunter’s Organ Terletak di sepanjang pangkal sirip dubur, organ ini berbentuk panjang, ramping dan meliputi seluruh ekor. Lecutan listrik yang dihasilkan pada organ ini sangat lemah. Organ listrik belut tersusun atas unit fungsional berupa lempengan tipis, seperti wafer atau piringan kecil, yang disebut sel elektrocyte (elektrosit).
Dalam belut listrik, sekitar 5.000 sampai 6.000 electroplaques tersusun dan mampu menghasilkan kejutan listrik. Bentuk organ listrik seperti piringan kecil yang memproduksi lendir disebut elektrosit, tersusun dan menyatu di bagian atas dari susunan lain yang sejajar. Pada umumnya, semua piringan menghadap arah yang sama yang memuat 150 atau 200 piringan setiap susunannya.

Mekanisme Belut listrik dalam menghasilakn listrik
  1. Organ elektrik tersusun dari sel saraf dan sel otot, berupa lempengan tipis seperi wafer atau piringan kecil di sebut elektropat atau elektrosit
  2. Prinsip kerja piringan tersebut seperti batera
  3. Pada saat ikan istirahat, otot tidak berhubungan aktif. Jika menerima pesan dari saraf, piringan tersebut secara serentak mengeluarkan aliran listrik  
Prinsip kerja piringan listrik ini mirip dengan cara kerja baterai. Ketika ikan beristirahat, otot-otot yang tidak berhubungan belum aktif. Namun jika menerima pesan dari saraf, akan segera bekerja secara serentak untuk mengeluarkan daya listrik. Pada saat itu, voltase semua piringan listrik atau elektrosit menyatu, sehingga mampu menghasilkan daya listrik sampai 220 volt pada ikan torpedo atau sampai 650 volt pada belut listrik.


Share this article :
Ditulis oleh: Altri Ramadoni Fisika Islam Updated at : 17:56

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Kontak | Privasi | Tentang
Copyright © 2017. Fisika Islam - All Rights Reserved
Temukan Kami di Facebook @ Fisika Islam