Home » » Prajurit Kopassus Adzan Di Puncak Mount Everest

Prajurit Kopassus Adzan Di Puncak Mount Everest

Written By Altri Ramadoni on 3 February 2015 | 10:51



Pratu Asmujiono sudah melewati `Zona Kematian`. Saat empat jam menjelang pencapaian Puncak Mount Everest, seluruh Rakyat Indonesia mendoakannya. Akhirnya sang prajurit mencapai Puncaknya. Asmujiono menjadi orang Indonesia, Asia tenggara dan Islam pertama yang mencapai Puncak tertinggi di Dunia, Mount Everest. Saat sampai di Puncak hanya satu keinginanya. Bukan meneriakkan kecintaannya terhadap Indonesia, melainkan mengumandangkan azan dan bertakbir. Asmujiono berani membuka masker oksigennya hingga mengakibatkan 1/4 otaknya membeku. Dia juga mengalami sinus akut sepulang melakukan pendakian.

Dari hasil pemerikasaan Medis, seluruh Dokter di Dunia terheran, Pratu Asmujiono masih Hidup dan sehat. Jika orang lain, mungkin sudah tewas karena pembekuan Otak.
Dokter Akbar mengatakan : "Asmujiono, diselamatkan Oleh Allah, karena keberaniannya mengumandangkan Takbir, Memuji kebesaran Allah SWT di Puncak Negeri Para Dewa, tanpa dia menghiraukan keselamatan Jiwanya."

Mungkin banyak yang tidak  tentang Pratu Asmujiono 26 April 1997, Prajurit Satu Asmujiono membuka kaca mata hitam dan masker oksigennya. Tepat di puncak gunung tertinggi dunia, dia merentangkan bendera merah putih dan mengenakan baret merah Kopassus TNI AD. "Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Komando!" teriak Asmujiono dengan dada sesak bangga bercampur haru. Asmujiono bahkan sempat hendak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun pelatih Boukreev melarang Asmujiono. Terlalu berbahaya, saat itu cuaca Everest tak bersahabat.

Perjuangan Asmujiono dan tim Kopassus berhasil mengibarkan merah putih di Puncak Everest (8.848 mdpl). Mereka memecahkan rekor sebagai negara Asia Tenggara pertama yang mengirim tim militer ke Everest. Mengungguli Malaysia dan negara lain yang lebih dulu berencana melakukan ekspedisi serupa. Pendakian digagas Mayjen Prabowo Subianto yang saat itu menjabat Danjen Kopassus. Kini sudah 17 tahun peristiwa berlalu.

Bahkan Mayjen Prabowo waktu itu Sempat di anggap Gila. Prabowo berambisi ingin mengalahkan negara tetangga yang sudah gembar-gembor untuk mencapai puncak tersebut tanggal 10 Mei 1996. "Pada saat itu kita kumpulkan junior saya di Kopassus, pencinta alam juga. Lalu saya bilang, 'Apa kita rela mereka mendahulukan kita?'. Olimpiade itu bisa empat tahun sekali, piala dunia itu empat tahun sekali. Mendaki Puncak Everest itu sekali dalam sejarah," tegasnya. "Mereka (para pasukan) jawab bisa. Saya kumpulkan, kami wujudkan ekspedisi. Malah saya dituduh saya orang gila," tambah dia.

Akhirnya Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia. Tim Kopassus mencapai puncak tertinggi dunia itu. Sekaligus mencatat sejarah sebagai tim tentara pertama Asia Tenggara yang sampai di puncak Everest.
KOMANDO !!



Share this article :
Ditulis oleh: Altri Ramadoni Fisika Islam Updated at : 10:51

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Kontak | Privasi | Tentang
Copyright © 2017. Fisika Islam - All Rights Reserved
Temukan Kami di Facebook @ Fisika Islam