Home » » Perbandingan penilaian, assessment, pengukuran dan testing

Perbandingan penilaian, assessment, pengukuran dan testing

Written By Altri Ramadoni on 15 February 2016 | 23:57



Ini adalah sebagian dari makalah pengembangan evaluasi dan proses pembelajaran fisika untuk program studi S2. Untuk makalah lengkapnya dari BAB 1 - 4 bisa langsung pesan pada admin lewat menu kontak.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pembelajaran atau tujuan pendidikan atau sebuah program dapat dicapai sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Evaluasi merupakan salah satu kegiatan utama yang harus dilakukan dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran. Melalui Evaluasi, kita akan mengetahui perkembangan hasil belajar, intelegensi, bakat khusus, minat, hubungan social, sikap dan kepribadian siswa atau peserta didik serta keberhasilan sebuah program.

Dalam dunia pendidikan dan pembelajaran ada beberapa istilah yang sering digunakan, baik secara bersamaan maupun secara terpisah. Istilah tersebut adalah pengukuran. Penilaian, dan evaluasi. Ketiga istilah tersebut memiliki perbedaan. Mengacu pada asumsi bahwa pembelajaran merupakan system yang terdiri atas beberapa unsure, yaitu masukan, proses dan hasil; maka terdapat tiga jenis evaluasi sesuai dengan sasaran evaluasi pembelajaran, yaitu evaluasi masukan, proses dan hasil pembelajaran.

Terkait dengan ketiga jenis evaluasi pembelajaran tersebut, dalam praktek pembelajaran secara umum pelaksanaan evaluasi pembelajaran menekankan pada evaluasi proses pembelajaran dan evaluasi hasil belajar. Hal ini didasarkan pada pemikiran bahwa pelaksanaan kedua jenis evaluasi tersebut merupakan komponen system pembelajaran yang sangat penting. Evaluasi kedua jenis komponen yang dapat dipergunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pelaksanaan dan hasil pembelajaran. Selanjutnya masukan tersebut pada gilirannya dipergunakan sebagai bahan dan dasar memperbaiki kualitas proses pembelajaran menuju keperbaikan kualitas hasil pembelajaran

B. Pembatasan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka yang akan dibahas dalam makalah ini adalah:
  1. Penilaian, Evaluasi, Pengukuran, Testing, Validitas, Reabilitas
  2. Proses, teknik, dan standar asesmen
C. Rumusan Masalah
  1. Bagaimana perbandingan penilaian, asemen, pengukuran, dan testing untuk SMP?
  2. Bagaimana bentuk dan jenis asesmen, fungsi penilaian, validitas dan reliabilitas, bias, standard error measurement?
  3. Bagaimana proses asesmen, teknik asesmen, standard-standard asesmen, pergeseran penekanan asesmen dalam pendidikan fisika?
D. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah:
  1. Menjelaskan perbandingan penilaian, asemen, pengukuran, dan testing untuk SMP.
  2. Menjelaskan bentuk dan jenis asesmen, fungsi penilaian, validitas dan reliabilitas, bias, standard error measurement.
  3. Menjelaskan proses asesmen, teknik asesmen, standard-standard asesmen, pergeseran penekanan asesmen dalam pendidikan fisika.
E. Manfaat
Adapun manfaat dalam pembuatan makalah ini adalah :
  1. Dapat dijadikan pengalaman dan bekal ilmu pengetahuan bagi pembaca khususnya untuk tenaga pendidik kedepannya.
  2. Membantu mahasiswa memahami model pembelajaran yang sesuai  kurikulum 2013.
  3. Memenuhi persyaratan untuk mengikuti mata kuliah pengembangan evaluasi dan proses pembelajaran fisika program studi pendidikan Fisika Fakultas pascasarjana Universitas Negeri Padang.
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

A. Pengertian Penilaian, Assessment, Pengukuran, dan Testing
1. Penilaian
Beberapa ahli mengemukakan pengertian penilaian yaitu menurut :
  • Zainul, Asmawi dan Noehi Nasution (2001), mengartikan penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun nontes.
  • Sudiono, Anas (2001) mengemukakan bahwa secara harfiah kata evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation, dalam bahasa Indonesia berarti penilaian. Akar katanya adalah value yang artinya nilai. Jadi istilah evaluasi menunjuk pada suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu.
  • Frey, Barbara A., and Susan W. Alman. (2003): Evaluation The systematic process of collecting, analyzing, and interpreting information to determine the extent to which pupils are achieving instructional objectives. (Artinya: Evaluasi adalah proses sistematis pengumpulan, analisis, dan interpretasi informasi untuk menentukan sejauh mana siswa yang mencapai tujuan instruksional)
  • Mardapi, Djemari (2003), penilaian adalah kegiatan menafsirkan atau mendeskripsikan hasil pengukuran
Berdasarkan beberapa definisi di atas, penulis menyimpulkan bahwa evaluasi merupakan proses sistematis dari mengumpulkan, menganalisis, hingga interpretasi (menafsirkan) data atau informasi yang diperoleh. Data atau informasi diperoleh melalui pengukuran (measurement) hasil belajar melalui tes atau nontes

2. Asesment
Beberapa definisi asesmen menurut para ahli :
  • Angelo T.A.(1991): Classroom Assessment is a simple method faculty can use to collect feedback, early and often, on how well their students are learning what they are being taught. (Artinya : Asesmen Kelas adalah suatu metode yang sederhana dapat digunakan untuk mengumpulkan umpan balik, baik di awal maupun setelah pembelajaran tentang seberapa baik siswa mempelajari apa yang telah diajarkan kepada mereka)
  • Kizlik, Bob (2009): Assessment is a process by which information is obtained relative to some known objective or goal. Assessment is a broad term that includes testing. A test is a special form of assessment. Tests are assessments made under contrived circumstances especially so that they may be administered. In other words, all tests are assessments, but not all assessments are tests. (Artinya : asesmen adalah suatu proses dimana informasi diperoleh berkaitan dengan tujuan pembelajaran. Asesmen adalah istilah yang luas yang mencakup tes (pengujian). Tes adalah bentuk khusus dari asesmen. Tes adalah salah satu bentuk asesmen. Dengan kata lain, semua tes merupakan asesmen, namun tidak semua asesmen berupa tes)
  • Overton, Terry (2008): Assesment is a process of gathering information to monitor progress and make educational decisions if necessary. As noted in my definition of test, an assesment may include a test, but also include methods such as observations, interview, behavior monitoring, etc. (Artinya: asesmen adalah suatu proses pengumpulan informasi untuk memonitor kemajuan dan bila diperlukan pengambilan keputusan dalam bidang pendidikan. Sebagaimana disebutkan dalam definisi saya tentang tes, suatu asesmen bisa saja terdiri dari tes, atau bisa juga terdiri dari berbagai metode seperti observasi, wawancara, monitoring tingkah laku, dan sebagainya)
  • Palomba and Banta (1999), Assessment is the systematic collection , review , and use of information about educational programs undertaken for the purpose of improving student learning and development (Artinya: asesmen adalah pengumpulan, reviu, dan penggunaan informasi secara sistematik tentang program pendidikan dengan tujuan meningkatkan belajar dan perkembangan siswa)
Berdasarkan beberapa definisi oleh ahli, maka penulis menyimpulkan bahwa asesmen adalah metode dan proses yang digunakan untuk mengumpulkan umpan balik tentang seberapa baik siswa belajar dapat dilakukan di awal, di akhir (sesudah), maupun saat pembelajaran sedang berlangsung.

3. Pengukuran
Beberapa ahli mendefinisikan pengertian pengukuran yaitu : 
  • Alwasilah (1996), measurement (pengukuran) merupakan proses yang mendeskripsikan performa siswa dengan menggunakan suatu skala kuantitatif (sistem angka) sedemikian rupa sehingga sifat kualitatif dari performa siswa tersebut dinyatakan dengan angka-angka
  • Arikunto dan Jabar (2004) menyatakan pengertian pengukuran (measurement) sebagai kegiatan membandingkan suatu hal dengan satuan ukuran tertentu sehingga sifatnya menjadi kuantitatif.
  • Cangelosi, James S. (1995), pengukuran adalah proses pengumpulan data secara empiris yang digunakan untuk mengumpulkan informasi yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan.
  • Sridadi (2007) pengukuran adalah suatu prose yang dilakukan secara sistematis untuk memperoleh besaran kuantitatif dari suatu obyek tertentu dengan menggunakan alat ukur yang baku.
Dari pengertian di atas penulis menyimpulkan bahwa pengukuran adalah kegiatan membandingkan hasil belajar dengan suatu ukuran tertentu yang dilakukan dengan proses sistematis yang mana hasil pengukuran berupa besaran kuantitatif (sistem angka)

4. Testing
Pengertian testing menurut para ahli adalah sebagai berikut :
  • Wayan Nurkencana (1993), tes adalah suatu cara untuk mengadakan penilaian yang berbentuk suatu tugas yang harus dikerjakan anak atau sekelompok anak sehingga menghasilkan suatu nilai tentang tingkah laku atau prestasi anak tersebut yang kemudian dapat dibandingkan dengan nilai yang dicapai oleh anak-anak lain atau standar yang telah ditetapkan
  • Overton, Terry (2008): test is a method to determine a student’s ability to complete certain tasks or demontstrate mastery of a skill or knowledge of content. Some types would be multiple choice tests or a weekly spelling test. While it commonly used interchangeably with assesment, or even evaluation, it can be distinguished by the fact  that a test is one form of an assesment. (Tes adalah suatu metode untuk menentukan kemampuan siswa menyelesaikan sejumlah tugas tertentu atau mendemonstrasikan penguasaan suatu keterampilan atau pengetahuan pada suatu materi pelajaran. Beberapa tipe tes misalnya tes pilihan ganda atau tes mengeja mingguan. Seringkali penggunaannya tertukar dengan asesmen, atau bahkan evaluasi (penilaian), yang mana sebenarnya tes dapat dengan mudah dibedakan berdasarkan kenyataan bahwa tes adalah salah satu bentuk asesmen.)
Berdasarkan definisi di atas maka penulis menyimpulkan bahwa testing adalah cara atau metode untuk menentukan kemampuan siswa menyelesaikan tugas tertentu atau mendemonstrasikan penguasaan suatu keterampilan atau pengetahuan. Beberapa tipe tes misalnya tes pilihan ganda atau tes mengeja mingguan.




Share this article :
Ditulis oleh: Altri Ramadoni Fisika Islam Updated at : 23:57

0 komentar:

Post a Comment

 
Support : Kontak | Privasi | Tentang
Copyright © 2017. Fisika Islam - All Rights Reserved
Temukan Kami di Facebook @ Fisika Islam